Istilah buku sebagai jendela dunia bukan sekedar hanya istilah saja, buku merupakan sebuah benda ajaib karena banyak hal yang bisa kita ketahui dari sebuah buku. buku adalah informasi yang di abadikan. Kita bisa melihat sejarah masalalu dari buku, walaupun di zaman modern ini bnyak media elektronik yang bisa mempercepat penyampaian informasi tetapi tetap saja buku adalah hal yang tidak bisa di abaikan.
Banyak membaca buku sama dengan banyak tahu, Membaca buku bisa mengubah
pola pikir seseorang untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan. Membaca
buku juga bagian dari proses pendidikan bagi pembacanya. Hanya saja,
sebagian besar kegiatan membaca selama ini kerap diterima sebagai
kewajiban atau keharusan.
Setiap sekolah pasti memiliki perpustakaan, hanya saja semakin kesini pengunjung perpustakaan semakin sedikit, Bagaimanapun kita harus melestarikan budaya membaca buku sedini mungkin, Di indpnesia perpustakaan hanya di jadikan sebagai musium-musium saja tanpa ada peminat pembacanya, Benar kata-kata Joseph
Brodsky, pengarang asal Rusia: “Ada beberapa kejahatan yang lebih buruk
daripada membakar buku. Salah satunya adalah tidak membaca buku.” Bahkan
ada anekdot satir untuk kita: “Kalau orang Jepang tidur sambil membaca,
sedangkan orang Indonesia membaca sambil tidur.”
Betapa dahsyatnya buku itu, generasi kita bisa mengenal masa lalu dengan buku, dengan buku kita bisa melihat dunia, kita bisa tahu kehidupan orang di luar tanpa kita mesti kesana. Mencitai buku adalah awal dari gemar membaca buku. segala yang kita lakukan harus dengan cinta agar tidak ada keterpaksaan, jika kita membaca buku secara terpaksa itu akan sama saja bohong, kita tidak akan dapat memahami isi buku tersebut.
buku memiliki banyak macam jenis seperti novel, komik, ensiklopedi, kamus, dan semacamnya. sekarang ini sudah bnyak orang menciptakan buku dengan kemasan menarik, tentu saja bukan hanya sekedar kemasannya saja yang menarik, penyampaian informasi yang menarikpun sangat dibutuhkan agar minat membaca di indonesia semakin banyak.
Pada zaman dulu ketika buku belom ada, penyampaian informasi melalui lisan , mulut ke mulut, namun cara seperti tidaklah efektif karena memory manusia mempunyai batas. manusia bisa lupa, dan semakin banyak informasi semakin sulit juga manusia memgingatnya, maka dari itu buku mulailah diciptakan. Pada awalnya menulis tidak pada kertas tetapi pada perkamen (kertas kulit), batang pohon atau daun dan pada tulang-tulang hewan. Kemudian tekhnologi menjadi semakin maju maka terciptalah buku yang seperti sekarang ini.
Cintailah buku karena dengan buku kita bisa mengetahui segalanya, mengetahui dunia.
Kamis, 04 Oktober 2012
Rabu, 03 Oktober 2012
Ilmu Grafologi di Indonesia
Apa itu grafologi? Ilmu ini tidak termasuk umum dan jarang di dengar
di indonesia, kebanyakaan dari kita tidak mengetahui apa itu ilmu
grafologi,padahal jika kita bisa telusuri lebih jauh, ilmu ini merupakan
ilmu psikologi yang sangat menarik dan banyak fakta menarik yang bisa
kita ambil.
Grafologi adalah tekhnik membaca atau menganalisa tulisan tangan, dengan hanya berbentuk tulisan kita bisa membaca dan menganalisa sifat, karakter dan watak seseorang, tentu saja tidak semua orang bisa membacanya karena dibutuhkan ilmu khusus untuk bisa menganalisa sebuah tulisan tangan. Ilmu ini bisa kita pelajari karena tidak memerlukan persyaratan khusus, siapa saja bisa mempelajarinya bahkan sekarang ini sudah ada sekolah yang mempelajari Grafologi seperti di Amerika
ISHA - International School of Handwriting Analysis (kantor pusat di USA).
ISHA merupakan sekolah grafologi ternama di dunia yang sistematika materinya (kurikulum pembelajarannya) sangat lengkap, sistematis dan sudah dipelajari oleh berbagai siswa dari 22 negara lebih. Selain itu, kurikulum pembelajaran ISHA diakui oleh berbagai sekolah dan institusi grafologi di dunia sebagai kurikulum terbaik, bahkan untuk kurikulum lanjutannya diakui sebagai kurikulum dengan memiliki sistem analisa grafologi tingkat advance terbaik - (didalami di program kursus Master - SSS - Handwriting Analysis Course)
Betapa menyenangkannya bila kita bisa membaca karakter seseorang hanya lewat tulisan tangannya saja, bahkan teman yang baru kita kenal sekalipun, setiap coretan tangan, setiap hurufnya mempunyai arti penting, tidak hanya itu tingkat besar kecilnya huruf, kemiringan tulisan baik ke kiri maupun ke kanan memiliki makna tertentu dari kepribadian atau karakter seseorang tersebut.
tulisan tangan seseorang itu khas. Karakteristik bentuknya tidak bisa benar-benar ditiru oleh orang lain, tulisan tangan tidak hanya tulisan saja tetapi merupakan rangsangan perintah dari otak yang bersifat spontan dari pikiran kita. tulisan tangan bisa saja berubah tergantung dari kepribadian si pemilik tulisan,ilmu grafologi menganjurkan tulisan kita berbentuk tegak bersambung karena tulisan tegak bersambung merupakan tulisan yang bisa menyeimbangkan dan mengembangkan fungsi otak
Ada beberapa karakter dan goresan yang bisa digunakan untuk mengintip karakter seseorang. "Misalnya huruf o, i, atau t,". Perhatikan huruf "o" yang Anda buat. Jika tidak menutup sempurna pertanda Anda cenderung berbohong. Huruf "o" juga menguak seseorang apakah ia teliti atau tidak. Dari penulisan huruf "i" bisa ketahuan apakah seseorang peduli pada detail atau tidak. Sementara huruf "t" akan memberikan pembacaan soal kepercayaan diri. Tentu saja analisis tidak hanya melihat satu huruf saja. Aspek lain pun akan mempengaruhi penilaian karakter seseorang. di butuhkan beberapa kalimat atau pharagrap agar tulisan itu bisa di analisa dengan baik.
Ke akuratan grafologi bisa dinilai 90% akurat maka dari itu tulisan tangan patut di perhitungkan dalam menilai karakter seseorang. banyak sisi negatif yang tanpa sadar kita ketahui melalui tulisan tangan kita sendiri yang mungkin bisa kita perbaiki untuk kedepannya. Di Indonesia sendiri ilmu ini belum memiliki banyak peminatnya, tetapi saat ini sudah banyak perusahaan-perusahaan besar yang menggunakan jasa seorang Grafolog untuk menilai karakter dan sifat karyawan yang akan direkrutnya.di indonesia ada seorang grafolog yang namanya mulai di kenal di publik, Deborah dewi yang biasa di panggil Debo seorang grafolog yang sudah mahir dalam menganalisa tulisan tangan seperti yang sering beliau ungkapkan bahwa Grafologi mampu menjawab berbagai pertanyaan. hanwriting speaks louder than action.
Referensi:
http://intisari-online.com/read/grafologi-tulisanmu-watakmu
http://grafologiindonesia.
Grafologi adalah tekhnik membaca atau menganalisa tulisan tangan, dengan hanya berbentuk tulisan kita bisa membaca dan menganalisa sifat, karakter dan watak seseorang, tentu saja tidak semua orang bisa membacanya karena dibutuhkan ilmu khusus untuk bisa menganalisa sebuah tulisan tangan. Ilmu ini bisa kita pelajari karena tidak memerlukan persyaratan khusus, siapa saja bisa mempelajarinya bahkan sekarang ini sudah ada sekolah yang mempelajari Grafologi seperti di Amerika
ISHA - International School of Handwriting Analysis (kantor pusat di USA).
ISHA merupakan sekolah grafologi ternama di dunia yang sistematika materinya (kurikulum pembelajarannya) sangat lengkap, sistematis dan sudah dipelajari oleh berbagai siswa dari 22 negara lebih. Selain itu, kurikulum pembelajaran ISHA diakui oleh berbagai sekolah dan institusi grafologi di dunia sebagai kurikulum terbaik, bahkan untuk kurikulum lanjutannya diakui sebagai kurikulum dengan memiliki sistem analisa grafologi tingkat advance terbaik - (didalami di program kursus Master - SSS - Handwriting Analysis Course)
Betapa menyenangkannya bila kita bisa membaca karakter seseorang hanya lewat tulisan tangannya saja, bahkan teman yang baru kita kenal sekalipun, setiap coretan tangan, setiap hurufnya mempunyai arti penting, tidak hanya itu tingkat besar kecilnya huruf, kemiringan tulisan baik ke kiri maupun ke kanan memiliki makna tertentu dari kepribadian atau karakter seseorang tersebut.
tulisan tangan seseorang itu khas. Karakteristik bentuknya tidak bisa benar-benar ditiru oleh orang lain, tulisan tangan tidak hanya tulisan saja tetapi merupakan rangsangan perintah dari otak yang bersifat spontan dari pikiran kita. tulisan tangan bisa saja berubah tergantung dari kepribadian si pemilik tulisan,ilmu grafologi menganjurkan tulisan kita berbentuk tegak bersambung karena tulisan tegak bersambung merupakan tulisan yang bisa menyeimbangkan dan mengembangkan fungsi otak
Ada beberapa karakter dan goresan yang bisa digunakan untuk mengintip karakter seseorang. "Misalnya huruf o, i, atau t,". Perhatikan huruf "o" yang Anda buat. Jika tidak menutup sempurna pertanda Anda cenderung berbohong. Huruf "o" juga menguak seseorang apakah ia teliti atau tidak. Dari penulisan huruf "i" bisa ketahuan apakah seseorang peduli pada detail atau tidak. Sementara huruf "t" akan memberikan pembacaan soal kepercayaan diri. Tentu saja analisis tidak hanya melihat satu huruf saja. Aspek lain pun akan mempengaruhi penilaian karakter seseorang. di butuhkan beberapa kalimat atau pharagrap agar tulisan itu bisa di analisa dengan baik.
Ke akuratan grafologi bisa dinilai 90% akurat maka dari itu tulisan tangan patut di perhitungkan dalam menilai karakter seseorang. banyak sisi negatif yang tanpa sadar kita ketahui melalui tulisan tangan kita sendiri yang mungkin bisa kita perbaiki untuk kedepannya. Di Indonesia sendiri ilmu ini belum memiliki banyak peminatnya, tetapi saat ini sudah banyak perusahaan-perusahaan besar yang menggunakan jasa seorang Grafolog untuk menilai karakter dan sifat karyawan yang akan direkrutnya.di indonesia ada seorang grafolog yang namanya mulai di kenal di publik, Deborah dewi yang biasa di panggil Debo seorang grafolog yang sudah mahir dalam menganalisa tulisan tangan seperti yang sering beliau ungkapkan bahwa Grafologi mampu menjawab berbagai pertanyaan. hanwriting speaks louder than action.
Referensi:
http://intisari-online.com/read/grafologi-tulisanmu-watakmu
http://grafologiindonesia.
Kamis, 03 Mei 2012
Langganan:
Postingan (Atom)